11 November 2013

Himpunan Mahasiswa Farmasi Untan

World Diabetes day


Fakta Diabetes di Dunia dan Indonesia
1. Saat ini 371 juta orang yang hidup dengan diabetes. Angka ini akan meningkat menjadi lebih dari 552 juta pada 2030.
2. Diabetes bertanggung jawab untuk 4,8 juta kematian per tahun - 1 setiap 7 detik pada tahun 2012.
3. Diabetes merupakan salah satu dari 10 penyebab kecacatan kesehatan, sehingga menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa seperti penyakit jantung, stroke, amputasi ekstremitas bawah dan kebutaan.
4. 186 juta orang (50%) dari orang dengan diabetes tidak terdiagnosis.
5. 80% orang dengan diabetes hidup di negara berpenghasilan rendah dan menengah.
6. Jumlah terbesar penderita diabetes adalah antara 40-59 tahun.
7. Diabetes menyebabkan sedikitnya 471 miliar dolar USD untuk pengeluaran biaya perawatan kesehatan pada tahun 2012, 11% dari pengeluaran kesehatan total orang dewasa (20-79 tahun)
8. Tiap tahunnya anak-anak yang menderita DM tipe 1 berkembang sekitar 78.000 anak.
9. Indonesia termasuk dalam TOP 10 Negara dengan angka kejadian DM yang tinggi yaitu 7,6 juta orang.

EDUKASI DIABETES
Diabetes adalah penyakit kronis yang muncul ketika pankreas tidak menghasilkan cukup insulin, atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkan. Insulin adalah hormon yang dibuat oleh pankreas yang memungkinkan sel untuk mengambil glukosa dari darah dan menggunakannya untuk energi. Kegagalan produksi insulin, kerja insulin atau keduanya menyebabkan kadar glukosa semakin banyak dalam darah (hiperglikemia). Hal ini terkait dengan kerusakan jangka panjang untuk tubuh dan kegagalan berbagai organ dan jaringan.
Terdapat Tipe-tipe Diabetes :
1. Diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun yang ditandai dengan rusaknya sel-sel yang memproduksi insulin di pankreas. Akibatnya, orang dengan diabetes tipe 1 menghasilkan sangat sedikit atau tidak ada insulin dan harus mengambil insulin untuk bertahan hidup. Diabetes tipe 1, yang dulu disebut diabetes anak-anak, yang paling sering didiagnosis pada anak-anak dan orang dewasa muda.
2. Diabetes Tipe 2 ditandai dengan resistensi insulin. Orang dengan diabetes tipe 2 tidak dapat menggunakan insulin yang mereka hasilkan secara efektif. Mereka dapat mengelola kondisi mereka melalui olahraga dan diet. Namun, dalam banyak kasus obat oral diperlukan dan sering juga diperlukan penggunaan insulin.
3. Jenis ketiga diabetes adalah diabetes gestasional (GDM), suatu kondisi di mana wanita tanpa diabetes sebelumnya didiagnosis memiliki kadar glukosa darah tinggi selama kehamilan mereka. GDM mempengaruhi sekitar 4% dari semua wanita hamil. Kejadian ini memiliki beberapa gejala dan biasanya menghilang ketika kehamilan berakhir. Wanita yang memiliki GDM memiliki peningkatan risiko yang signifikan untuk berkembang menjadi diabetes tipe 2.
Pahami Diabetes : Kenali dan Pahami Tandanya!
Tanda-tanda Diabetes antara lain :
1. Sering buang air kecil
2. Haus berlebihan
3. Peningkatan rasa lapar
4. Peningkatan berat badan
5. Mudah lelah
6. Kurangnya minat dan konsentrasi
7. Muntah dan sakit lambung (sering keliru sebagai flu)
8. Seringnya mengalami sensasi kesemutan atau mati rasa di tangan atau kaki
9. Penglihatan kabur
10. Sering mengalami infeksi
11. Penyembuhan luka lambat

Pahami Diabetes : Pahami Faktor Resikonya!
Faktor resiko Diabetes Tipe 2 :
1. Obesitas dan kelebihan berat badan
2. Kurang olahraga
3. Sebelumnya diidentifikasi Intoleransi glukosa
4. Diet yang tidak sehat
5. Peningkatan usia
6. Tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi
7. Riwayat keluarga diabetes
8. Riwayat diabetes gestasional
9. Etnis – tingkat kejadian lebih tinggi diabetes telah dilaporkan di Asia, Hispanik, penduduk asli Indian (Amerika Serikat, Kanada, Australia) dan Afrika Amerika.

13 Tips-Tips Mencegah Diabetes : 
1. Terus bergerak
Aktivitas fisik dapat menurunkan gula darah dan meningkatkan sensitivitas terhadap insulin. Penelitian menunjukkan bahwa latihan aerobik atau aktivitas fisik semacamnya dapat membantu mengendalikan diabetes. (ADA) American Diabetes Association merekomendasikan untuk latihan aerobik ringan seperti senam atau tenis setengah jam setiap kali latihan, 5 kali per minggu. Hal ini juga diperkuat dengan sebuah penelitian selama 16 tahun oleh Harvard School of Public Health yang menemukan bahwa 
jalan kaki setiap hari dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 sebesar 30%.
2. Beralih ke gandum dan konsumsi biji-bijian
Roti tawar, nasi putih, dan kentang tidak hanya menyebabkan lingkar pinggang membesar, namun makanan tersebut juga memiliki indeks glikemik yang tinggi, menyebabkan lonjakan gula darah dan kadar insulin. Para ahli juga sepakat bahwa karbohidrat olahan seperti tepung dan gula dapat meningkatkan risiko diabetes. Sebuah penelitian di Cina yang melibatkan 75.000 wanita, menemukan bahwa wanita yang makanannya memiliki indeks glikemik tinggi, berisiko 21% lebih besar terkena diabetes tipe 2 dibandingkan dengan mereka yang makanannya berindeks glikemik rendah.
Anda disarankan untuk mengontrol pengonsumsian karbohidrat dan beralih ke gandum. Roti gandum, seral, dan makanan sejenisnya sangat baik untuk mencegah diabetes karena memperlambat penyerapan karbohidrat. Penelitian lain dari Harvard School of Public Health juga menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi rata-rata 2-3 porsi biji-bijian per hari, 30% lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan diabetes tipe 2 dibandingkan dengan mereka yang jarang mengonsumsi biji-bijian.
3. Cobalah cuka apel
Dua sendok makan cuka apel sehari dapat menurunkan lonjakan gula darah. Hal ini berdasarkan serangkaian penelitian oleh Carol Johnston, Ph.D., profesor dan direktur program gizi dari Arizona State University, yang menemukan bahwa cuka apel dapat menurunkan gula darah. Anda bisa menambahkan cuka apel pada makanan anda.
4. Konsumsi kayu manis
Dalam sebuah studi tahun 2003, peneliti Pakistan bersama dengan Richard Anderson, seorang ilmuwan dengan Departemen Pertanian AS, menemukan bahwa mengonsumsi 1 gram kayu manis setiap hari dapat mengurangi gula darah. Walaupun penelitian di Amerika masih ragu soal ini, namun para ahli 
diabetes tetap merekomendasikan kayu manis untuk dikonsumsi.
5. Minum kopi
Sebuah penelitian yang melibatkan 125.000 peserta (84.276 adalah wanita) oleh Harvard School of Public Health menunjukkan bahwa wanita yang minum 
kopi sebanyak enam cangkir atau lebih per hari dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 sebesar hampir 30 %, meskipun hal tersebut dapat menimbulkan risiko kesehatan lainnya. Jadi, konsumsilah kopi sesuai kebutuhan. Kopi kaya akan antioksidan, termasuk asam klorogenat dan magnesium yang dapat meningkatkan sensitivitas terhadap insulin.
6. Makan sayuran
Para ahli berbeda pendapat soal makanan terbaik untuk mencegah diabetes, tetapi semua setuju Anda harus makan sayuran, buah-buahan, 
kacang-kacangan, dan biji-bijian juga. Hindari lemak trans, bahan kimia, dan makanan olahan.
7. Ganti daging merah dengan kedelai
Daging merah memang merupakan sumber protein, namun menurut sebuah penelitian di Boston menemukan bahwa makan daging merah meningkatkan risiko diabetes tipe 2 pada wanita. Oleh sebab itu, gantilah daging merah dengan kedelai. Rasanya tidak sulit untuk menemukan makanan berbahan dasar kedelai, karena tentu anda tidak asing dengan tempe ataupun tahu. Protein pada kedelai dapat membantu mengatur kadar glukosa dan insulin, mengontrol berat badan, dan menurunkan kolesterol.
8. Hindari minuman manis
Sering minum minuman yang mengandung tinggi gula sangat berbahaya bagi kesehatan terutama orang yang rentan terhadap penyakit diabetes. Berbagai penelitian juga sepakat dengan hal ini. Minum lebih dari seporsi minuman manis setiap hari berisiko untuk mengembangkan diabetes. 
Soda diet juga sama saja efeknya, malah membuat anda semakin lapar dan ketagihan gula.
9. Kurangi stres
Para ahli percaya bahwa stres memiliki hubungan dengan meningkatnya gula darah sehingga dapat mengembangkan risiko diabetes. Oleh sebab itu, hindari hal-hal yang menyebabkan anda stres. Jikalau anda sedang dilanda stres, carilah solusi untuk mengatasi hal tersebut secepatnya, bisa dengan olahraga seperti 
renang atau mengonsumsi makanan-makanan yang dapat meredakan stres.
10. Penuhi kebutuhan akan vitamin D
Vitamin D, yang bisa kita dapatkan dari paparan sinar matahari, berperan terhadap sensitivitas insulin dan sekresi,mencegah diabetes, dan mengurangi komplikasi bagi mereka yang sudah didiagnosis. Vitamin D juga bisa anda dapatkan dengan mengonsumsi susu rendah lemak, ikan, dan suplemen vitamin D.
11. Tidur cukup
Tidak mendapatkan waktu 
tidur yang cukup akan meningkatkan rasa lapar, yang mengarah ke penambahan berat badan, dan selanjutnya meningkatkan risiko terkena diabetes. Tidurlah setidaknya 7 jam per malam.
12. Berhenti merokok
Para perokok lebih mungkin mengembangkan penyakit diabetes sebanyak 50% dibandingkan dengan mereka yang bukan perokok. Perokok berat memiliki risiko yang lebih tinggi lagi. Jadi berhentilah merokok segera agar terhindar dari risiko
penyakit diabetes ataupun masalah kesehatan lainnya.
13. Periksa tekanan darah
Periksalah tekanan darah anda secara periodik agar bisa diketahui sedini mungkin kondisi kesehatan anda, apakah ada masalah kesehatan atau tidak (seperti tekanan darah tinggi atau obesitas), sehingga dokter bisa menentukan tindakan apa yang seharusnya diberikan sebelum terlambat.

7 Tanaman Pencegah Diabetes
1.MAHONI ( Swietenia mahagoni Jacq. )

Mahoni ditemukan tumbuh liar di hutan jati, di tempat-tempat yang dekat dengan pantai,atau ditanam di tepi jalan sebagai tanaman pelindung. Tanaman ini berasal dari Hindia Barat dan dapat tumbuh subur di pasir payau dekat pantai.
Pohon, tinggi 5-25 m, batangnya bulat, banyak percabangan, kayunya bergetah,dan berakar tunggang. Daun mejemuk menyirip genap. Helaian anak daun berbentuk bulat telur, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 3-15 cm. Daun muda berwarna merah, setelah tua menjadi hijau. Bunga majemuk tersusun dalam karangan yang keluar dari ketiak daun. Ibu tangkai bunga berbentuk silindris, berwarna coklat muda. Kelopak bunga lepas satu sama lain, berbentuk seperti sendok, berwarna hijau. Mahkota silindris, berwarna kuning kecoklatan. Benang sari melekat pada mahkota, kepala sari berwarna putih dan kuning kecoklatan.
Mahoni berbunga setelah berumur 7 ( tujuh ) tahun.
Buahnya buah kotak, berbentuk bulat telur, berlekuk lima, berwarna coklat.
Biji pipih, berwarna hitam atau coklat.
Mahoni merupakan pohon penghasil kayu keras dan digunakan untuk keperluan perabot rumah tangga serta barang ukiran.
Mahoni dapat diperbanyak dengan biji.

2.KUMIS KUCING ( Orthosiphon spicatus B.B.S )

Kumis kucing tumbuh liar di sepanjang anak sungai dan selokan, atau di tanam di pekarangan sebagai tanaman obat dan dapat ditemukan di daerah dataran rendah sampai ketinggian 700 m dpl.
Terna, tahunan, tumbuh tegak, tinggi 50 – 100 cm. Batang berkayu, segiempat agak beralur, beruas, bercabang, berambut pendek atau gundul, berakar kuat.
Daun tunggal, bulat telur, elips atau memanjang, berambut halus, tepi bergigi, ujung dan pangkal runcing, tipis, panjang 2 – 10 cm, lebar 1 – 5 cm, warnanya hijau.
Bunga majemuk dalam tandan yang keluar di ujung percabangan, berwarna ungu pucat atau putih, benang sari lebih panjang dari tabung bunga.
Buah berupa buah kotak, bulat telur, masih muda berwarna hijau, setelah tua berwarna coklat.
Biji kecil, masih muda berwarna hijau, setelah tua berwarna hitam.
Kumis kucing dapat diperbanyak dengan biji dan stek batang.

3.SAMBILOTO( Androghapis paniculata [Burm.f] Nees )

Sambiloto tumbuh liar di tempat terbuka, seperti di kebun, tepi sungai, tanah kosong yang agak lembab, atau di pekarangan. Tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 700 m dpl.
Terna semusim, tinggi 50 – 90 cm, batang disertai banyak cabang berbentuk segi empat ( kwadrangularis ) dengan nodus yang membesar. Daun tunggal, bertangkai pendek, letak berhadapan bersilang, bentuk lanset, pangkal runcing, ujung meruncing, tepi rata, permukaan atas hijau tua, bagian bawah hijau muda, panjang 2 – 8 cm, lebar 1 – 3 cm. Perhubungan rasemosa yang bercabang membentuk malai, keluar dari ujung batang atau ketiak daun. Bunga berbibir berbentuk tabung ; kecil – kecil, warnanya putih bernoda ungu. Buah kapsul berbentuk jorong, panjang sekitar 1.5 cm, lebar 0.5 cm, pangkal dan ujung tajam, bila masak akan pecah membujur menjadi 4 keping. Biji gepeng, kecil – kecil, warnanya coklat muda. Perbanyakan dengan biji atau setek batang.
4.TAPAK DARA ( Catharanthus roseus [L.] G. Don )

Tumbuhan ini berasal dari Amerika Tengah, umumnya ditanam sebagai tanaman hias. Tapak dara bisa tumbuh di tempat terbuka atau terlindung pada bermacam – macam iklim, ditemukan dari dataran rendah sampai ketinggian 800 m dpl.
Terna atau semak, menahun, tumbuh tegak, tinggi mencapai 120 cm, banyak bercabang. Batang bulat, bagian pangkal berkayu, berambut halus, warnanya merah tengguli. Daun tunggal, agak tebal, bertangkai pendek, berhadapan bersilang. Helai daun elips, ujung runcing, pangkal meruncing, tepi rata, pertulangan menyirip, kedua permukaan mengkilap dan berambut halus. Perbungaan majemuk, keluar dari ujung tangkai dan ketiak daun dengan 5 helai mahkota bunga berbentuk terompet, warnanya ada yang putih, merah muda atau putih dengan bercak merah di tengahnya. Buahnya buah bumbung berbulu, menggantung, berisi banyak biji berwarna hitam. Perbanyakan dengan biji, setek batang, atau akar.
5.PULAI ( Alstonia scholaris [L.] R. Br. )

Pulai yang termasuk suku Kamboja – kambojaan, tersebar di seluruh Nusantara. Di Jawa pulai tumbuh di hutan jati, hutan campuran dan hutan kecil di pedesaan, ditemukan dari dataran rendah sampai 900 m dpl. Pulai kadang ditanam di pekarangan dekat pagar atau ditanam sebagai pohon hias.
Tanaman berbentuk pohon, tinggi 20 – 25 cm. Batang lurus, diameternya mencapai 60 cm, berkayu, percabangan menggarpu. Kulit batang rapuh, rasanya sangat pahit, bergetah putih. Daun tunggal, tersusun melingkar 4 – 9 helai, bertangkai yang panjangnya 7.5 – 15 mm, bentuknya lonjong sampai lanset atau lonjong sampai bulat telur sungsang, permukaan atas licin, permukaan bawah buram, tepi rata,pertulangan menyirip, panjang 10 – 23 cm, lebar 3 – 7.5 cm, warna hijau. Perbungaan majemuk tersusun dalam malai yang bergagang panjang, keluar dari ujung tangkai. Bunga wangi berwarna hijau terang sampai putih kekuningan, berambut halus yang rapat. Buah berupa buah bumbung berbentuk pita yang panjangnya 20 – 50 cm, menggantung. Biji kecil, panjang 1.5 – 2 cm, berambut pada bagian tepinya dan berjambul pada ujungnya.
Perbanyakan dengan biji atau setek batang dan cabang.
6.DAUN SENDOK ( Plantago mayor L. )

Daun sendok merupakan gulma di perkebunan teh dan karet atau tumbuh liar di hutan, ladang, dan halaman berumput yang agak lembab, kadang ditanam dalam pot sebagai tumbuhan obat. Tumbuhan ini berasal dari daratan Asia dan Eropa, dapat ditemukan dari dataran rendah sampai ketinggian 3.300 m dpl. Tumbuhan obat ini tersebar luas di dunia dan telah dikenal sejak dahulu kala serta merupakansalah satu dari 9 tumbuhan obat yang dianggap sakral di Anglo Saxon. Terna menahun, tumbuh tegak, tinggi 15 – 20 cm. Daun tunggal, bertangkai panjang, tersusun dalam roset akar. Bentuk daun bundar telur sampai lanset melebar, tepi rata atau bergerigi kasar tidak teratur, permukaan licin atau sedikit berambut, pertulangan melengkung, panjang 5 – 10 cm, lebar 4 – 9 cm, warnanya hijau. Perbungaan majemuk tersusun dalm bulir yang panjangnya sekitar 30 cm, kecil – kecil, warna putih. Buah lonjong atau bulat telur, berisi 2 – 4 biji berwarna hitam dan keriput. Daun muda bisa dimasak sebagai sayuran. Perbanyakan dengan biji.

7.RAMBUTAN ( Nephelium lappaceum L. )


Rambutan banyak ditanam sebagai pohon buah, kadang – kadang ditemukan tumbuh liar. Tumbuhan tropis ini memerlukan iklim lembab dengan curah hujan tahunan paling sedikit 2.000 mm. Rambutan merupakan tanaman dataran rendah, hingga ketinggian 300 – 600 m dpl. Pohon dengan tinggi 15 – 25 m ini mempunyai banyak cabang. Daun majemuk menyirip letaknya berseling, dengan anak daun 2 – 4 pasang. Helaian anak daun bulat lonjong, panjang 7,5 – 20 cm, lebar 3,5 – 8,5 cm, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, tangkai silindris, warnanya hijau, kerapkali mengering. Bunga tersusun pada tandan di ujung ranting, harum, kecil – kecil, warnanya hijau muda. Bungan jantan dan bunga betina tumbuh terpisah dalam satu pohon. Buah bentuknya bulat lonjong, panjang 4 – 5 cm, dengan duri tempel yang bengkok, lemas sampai kaku. Kulit buahnya berwarna hijau dan menjadi kuning atau merah kalau sudah masak. Dinding buah tebal. Biji bentuk elips, terbungkus daging buah berwarna putih transparan yang dapat dimakan dan banyak mengandung air, rasanya bervariasi dari masam sampai manis. Kulit biji tipis berkayu. Rambutan berbunga pada akhir musim kemarau dan membentuk buah pada musim hujan, sekitar November sampai Februari. Ada banyak jenis rambutan seperti ropiah, simacan, sinyonya, lebakbulus dan binjei. Perbanyakan dengan biji, tempelan tunas, atau dicangkok.